Cerita Hemas Nura Istri Danang DA Berjuang 2 Garis di Usia 3 Tahun Pernikahan

Kapanlagi.com

Menikah adalah awal dari perjalanan panjang sebuah pasangan dalam membangun rumah tangga, dan bagi sebagian orang, mendapatkan keturunan menjadi salah satu harapan besar dalam pernikahan. Hal inilah yang dirasakan oleh pasangan Danang DA dan Hemas Nura setelah tiga tahun menjalani kehidupan bersama.

Meski sempat menjalani Long Distance Marriage (LDM) selama dua tahun, Danang tetap berusaha untuk sering pulang ke Yogyakarta agar tetap dekat dengan istrinya. Tak ingin menunda, mereka berdua memutuskan untuk segera mencari solusi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memperoleh keturunan.

Keputusan untuk berkonsultasi ke dokter kandungan menjadi awal dari perjalanan panjang mereka. Dari pemeriksaan rutin hingga mencari dokter spesialis yang lebih berpengalaman, perjuangan pasangan ini terus berlanjut demi mendapatkan garis dua yang telah lama dinantikan. Simak ulasan selengkapnya.

1. Menghadapi Long Distance Marriage dan Keputusan untuk Tidak Menunda

Setelah menikah, Danang DA dan Hemas Naura harus menghadapi tantangan Long Distance Marriage (LDM). Selama dua tahun pertama pernikahan, Danang yang memiliki jadwal padat tetap berusaha untuk sering pulang ke Yogyakarta agar bisa mendampingi istrinya. Mereka pun sepakat untuk tidak menunda memiliki momongan dan segera mencari solusi atas impian mereka.


(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Memulai Konsultasi dengan Dokter Kandungan

Langkah pertama yang mereka ambil adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan (Obgyn). Hemas Nura mengajak Danang untuk melakukan pemeriksaan guna mengetahui kondisi kesehatan reproduksi mereka. Dokter pun melakukan USG awal dan memberikan vitamin kesuburan kepada keduanya sebagai langkah awal dalam program kehamilan.

3. Rutin Melakukan USG

Demi memastikan kondisi rahim dan sel telur dalam keadaan baik, Hemas Nura menjalani USG secara rutin dua kali dalam satu siklus haid. Pemeriksaan dilakukan pada hari ke-3 dan ke-13 menstruasi untuk mengecek kondisi rahim dan ovulasi. Setiap bulan, mereka mengikuti prosedur ini dengan harapan mendapatkan hasil yang positif.

4. Konsultasi Berkelanjutan Selama Tiga Bulan

Selama tiga bulan pertama menjalani program kehamilan, Hemas Nura dan Danang DA terus berkonsultasi dengan dokter. Hasil pemeriksaan selalu menunjukkan kondisi yang baik, baik dari segi kesuburan maupun kesehatan reproduksi. Namun, meskipun semua hasil pemeriksaan normal, kehamilan belum juga terjadi.

5. Mencari Alternatif Lain dalam Program Kehamilan

Setelah tiga bulan tanpa hasil, pasangan ini mulai mencari opsi lain. Mereka memutuskan untuk menggali lebih dalam tentang metode medis yang dapat membantu mereka dalam mendapatkan keturunan. Keinginan untuk menemukan dokter yang lebih berpengalaman pun semakin kuat.

6. Bertemu dengan Dokter Spesialis Fertilitas

Pada Maret 2024, Hemas Nura dan Danang DA akhirnya menemukan seorang dokter spesialis kandungan dengan gelar profesor yang memiliki fokus khusus di bidang fertilitas. Mereka tertarik dengan pendekatan dokter tersebut yang dinilai lebih mendalam dalam menangani kasus serupa. Dengan penuh harapan, pasangan ini menghubungi dokter tersebut melalui pesan langsung di Instagram.

7. Masih Ada Cerita yang Belum Terungkap

Meski sudah menemukan dokter yang tepat, kisah perjuangan Hemas Nura dan Danang DA dalam mendapatkan garis dua belum selesai. Masih ada kelanjutan cerita yang belum diunggah oleh Danang, dan publik pun menantikan update terbaru dari perjalanan mereka.

Itulah cerita Hemas Nura istri Danang DA berjuang 2 garis. Ikuti terus berita selebriti lainnya. Kalau bukan sekarang, KapanLagi?


(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *