Ray Sahetapy di Mata Olivia Zalianty: Guru Tanpa Pamrih yang Menginspirasi

Kapanlagi.comOlivia Zalianty mengenang sosok Ray Sahetapy sebagai seorang guru tanpa pamrih yang banyak mengajarinya tentang seni peran. Olivia yang sudah lama mengenal Ray, mengungkapkan betapa besar jasa aktor senior itu dalam membimbing para juniornya di dunia akting.

“Kita banyak kenangan terutama di Parfi 56 dari tahun 86…, pasti banyak kenangan. Salah satunya pasti saya menganggap dia sebagai guru. Karena pernah, apa ya, kayak guru tanpa pamrih begitu ya,” ujar Olivia Zalianty saat ditemui di rumah duka Sentosa (Gatot Subroto) Blok C, Rabu (2/4/2025).

Olivia mengisahkan pengalaman berharga ketika dirinya hendak tampil dalam sebuah pentas monolog. Ray Sahetapy secara khusus datang untuk membimbingnya, meskipun tidak diminta secara langsung.

“Pernah aku lagi di mau pentas monolog. Padahal di monolog itu, suara datang produksinya sendiri artinya ada suara darahnya, ada pelatihnya dan lain-lain. Tetapi pada hari waktu mau pentas, Om Ray khusus dateng,” kenangnya.

Bahkan, Olivia mengungkapkan bahwa Ray datang jauh sebelum pentas dimulai, hanya untuk melatihnya. Sang aktor senior memberikan masukan berharga yang membuat penampilannya semakin matang.

“Dan itu emang berjanjian datengnya kayak 5 jam sebelumnya. Jadi sebelum mau pentas tuh ngelatih, kayak mau denger, ngeliatin saya, terus dipoles-poles, dilatih sendiri gitu loh. Kayak, baik banget kan? Maksudnya seorang senior mau dateng untuk melihat orang mau pentas, tapi di belakang panggungnya terus dilatih sendiri,” katanya.

1. Ray Tidak Hanya Ajarkan Teknik Akting

Menurut Olivia, Ray tidak hanya mengajarkan teknik akting, tetapi juga filosofi di balik akting yang baik. Ia menekankan bahwa akting yang baik adalah yang tidak terlihat seperti akting.

“Maksudnya coba lebih rileks, lebih rileks, lebih ngomongnya seperti ngomong biasa. Karena kan kesulitan kita tuh sebagai aktor, itu kadang-kadang aktor kita tuh bagus-bagus, tapi bagaimana acting is not acting gitu. Kayak akting, tetapi kita gak kayak akting gitu,” tuturnya.

Pengalaman berharga itu membuat Olivia merasa sangat kehilangan sosok Ray Sahetapy. Ia menyadari bahwa ilmu yang diberikan oleh Ray sangat berharga dan akan selalu dikenang.

“Jadi itu laksanakan momen ini banget ya, momen yang sangat berarti untuk aku, waktu itu monolog setengah jam waktu itu, terus semua standing applause gitu, maksudnya beda banget selama yang aku latihan dulu-dulu, sama lima jam terakhir di latihan Om Ray, justru masukannya itu benar-benar berubah, tetapi menjadi lebih baik,” ujar Olivia.


(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

2. Ray Sering Berbagi Cerita

Selain itu, Olivia juga menceritakan bagaimana Ray Sahetapy sering berbagi cerita tentang Nusantara. Menurutnya, Ray adalah sosok yang sangat peduli terhadap kebudayaan Indonesia dan selalu membahas konsep Nusantara dalam setiap perbincangan.

“Pernah kami di Amerika juga, waktu sama kakak, sama kita, dan cerita mengenai Nusantaranya itu,” ungkapnya.

Kepergian Ray Sahetapy menjadi kehilangan besar bagi dunia seni peran Indonesia. Namun, Olivia yakin bahwa warisan yang ditinggalkan Ray, baik melalui film-filmnya maupun ajaran-ajarannya, akan terus menginspirasi banyak orang di masa mendatang.


(Ayo ikuti saluran WhatsApp KapanLagi.com biar enggak ketinggalan update dan berita terbaru seputar dunia hiburan tanah air dan juga luar negeri. Klik di sini ya, Klovers!)

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *